Tulisan Untukmu

Merayakan Seperempat Abad

Source: Unsplash Dalam sebuah scene di kelas mengemudi Mrs. Puff, Spongebob pernah satu kali melemparkan tebak-tebakan kepada Patrick yang duduk di sebelahnya. Katanya, "apa yang lebih lucu dari dua puluh empat?". Patrick diam menahan tawa sambil menantikan jawaban pamungkas dari Spongebob. Koki Krusty Krab itu lantas memberikan jawaban, yang kemudian terkenal sebagai salah satu scene tebak-tebakan ikonik kartun ini. "DUA PULUH LIMA". Jika dilihat dari konteks pertanyaannya, adegan tersebut sebenarnya merupakan sindiran Nickelodeon terhadap kompetitornya, Cartoon Network. Pasalnya, Nickelodeon merupakan stasiun tv yang berada di channel 25, sedangkan Cartoon Network di channel 24. Lalu, apakah dua pilih lima selucu itu? Mungkin saja, saya juga nggak mau bahas itu. Toh, paragraf di atas hanya sekadar pembuka untuk menjembatani paragraf di bawah ini. Ya, selain dikenal sebagai penomoran channel tv, dan bagian dari urutan bilangan tentunya. Dua puluh lima, bagi sebagia...

4 Ide Traveling dan Cara Memaknainya Biar Weekendmu Nggak Gitu-gitu Aja

 


    Ilustrasi Traveling. Foto: Unsplash

Sebagaimana lazimnya seorang buruh, momen akhir pekan biasanya saya gunakan untuk memulihkan pikiran dan penat pasca lima hari kerja. Salah satu kegiatan yang saya pilih yaitu jalan-jalan, atau para Jakselian menyebutnya sebagai traveling.

Sayangnya, kondisi jalanan belakangan ini membuat saya agak resah dengan semakin ramainya manusia dan terbatasnya ruang bernafas. Mulai dari mall, bioskop, tempat wisata, taman kota, SPBU, jalan raya, rental PS, sampai hotel pun selalu penuh dengan manusia. Pada mau ngapain, sih?

Dengan semakin ramainya manusia ini, aktivitas jalan-jalan semakin lama menjadi hal yang membosankan. Niat hati ingin keluar rumah menghilangkan stres, yang kemudian terjadi malah tambah stres karena lautan manusia.

Dalam resah, saya pun akhirnya mencari alternatif lain agar bisa berkegiatan di luar rumah tanpa harus menjadi ‘pepes’. Setidaknya, ini beberapa cara yang saya temukan untuk tetap menikmati jalan-jalan dan menjadi “Si Paling Traveling” ketika akhir pekan. Berikut di antaranya:

1.      Road Trip

Ini adalah istilah Jakselian lain yang merujuk kepada sebuah kondisi di mana kamu bepergian jauh menggunakan kendaraan pribadi. Aktivitas yang menghabiskan bensin ini bagi saya memang menjadi aktivitas yang seru. Terlebih, jika road trip ini dilakukan bersama dengan teman-teman ke tempat nun jauh di sana yang belum pernah didatangi sebelumnya.

Walaupun begitu, road trip bagi saya agak tricky karena harus bermain dengan waktu dan perencanaan yang matang. Jika kamu ingin melakukan ini, ada baiknya kamu cari referensi tempat yang jauh namun belum banyak dikenal orang agar menambah kepuasanmu. Pun jangan dipaksakan jika tidak memungkinkan. Bisa sampai ke tujuan adalah bonus, sedang kembali ke rumah dengan selamat adalah yang utama.

2.      Solo riding

Aktivitas riding atau berkendara dengan sepeda motor juga menjadi aktivitas yang sering saya lakukan, walau tujuannya tidak ke Solo. Jika kamu adalah orang yang sangat disiplin dalam mengelola keuangan, cara ini bisa menjadi alternatif yang bisa kamu pilih. Selain lebih hemat, solo riding juga tidak terbatas hanya pada satu tempat saja sehingga memudahkanmu untuk bepergian kesana kemari.

Untuk hal ini, saya pun menolak untuk berkendara di tengah kota layaknya rombongan ‘ngabers’ dengan knalpot brong-nya. Saya lebih memilih untuk berkendara di pinggiran kota. Dengan begitu,  saya tetap bisa menikmati jalan-jalan sembari mengeksplor pelosok desa dan kecamatan tempat tinggal yang belum pernah saya jamah sebelumnya.

3.      Jalan Kaki

Ini adalah salah satu bentuk aktivitas jalan-jalan lain  yang baru-baru ini saya nikmati. Selain membuat tubuh lebih sehat, jalan kaki di tengah kota juga membuat saya dapat melihat-lihat tempat tertentu secara detail dan menyaksikan interaksi manusia secara lebih dekat.

Memang bukan pilihan jalan-jalan yang nyaman, namun aktivitas ini bisa kamu jadikan pilihan jika ingin ‘main lebih jauh’ dan mencari pengalaman hidup lewat beragam hal yang ditemui sepanjang jalan.

Jika bosan, kamu bisa membuat tujuan jalan kakimu secara tematik. Misal pergi ke tempat-tempat bersejarah, perkampungan pinggir kota, kuliner pinggir jalan, ikon kota, atau yang lainnya. Dengan begitu, kamu juga bisa mengeksplor dan memahami diri sendiri lebih jauh lagi.

4.      ‘Ngeteng’ dengan Transportasi Umum

Cara jalan-jalan satu ini sudah menjadi hal yang umum bagi masyarakat Ibu Kota dengan akses transportasi yang bejibun. Kamu bisa menikmati jalan-jalan hanya dengan duduk di transportasi umum. Mulai dari TransJakarta, KRL, hingga MRT.

Namun begitu, cara ini juga tetap bisa dilakukan buat kamu yang tinggal di daerah minim kendaraan umum, lho! Kamu bisa mengkombinasikan antara jalan kaki dengan naik angkutan umum. Memang pilihan yang tidak nyaman, namun dengan begitu, kamu bisa mendapatkan pengalaman lain yang bisa membuat cerita hidupmu lebih berwarna.

Selain karena hobi, bagi saya, traveling adalah kegiatan yang dapat mengenalkan saya terhadap dunia. Membuka cara pandang saya terhadap manusia lewat berbagai interaksi yang saya temukan selama perjalanan.

Pun semakin jauh jarak yang saya tempuh, saya pun belakangan menyadari bahwa traveling tidak melulu soal jarak. Bukan pula soal kamu pergi ke mana atau dengan siapa. Dalam definisi yang lebih sempit, bagi saya, traveling adalah kegiatan berpindah tempat. Kegiatan di mana kamu bisa bergerak dari titik saat ini untuk mendapatkan ketenangan, kenyamanan, dan pelajaran hidup baru di titik lainnya. Eduun~

Komentar